PENALARAN MARTABAT MANUSIA
Manusia tidak berbeda dengan binatang
dalam hal fungsi tubuh dan fisiologisnya . fungsi kebinatangan ditentukan oleh naluri, pola – pola tingakah laku
yaang khas ,yang pada gilirannya ditentukan oleh struktur syraf bawaan . semain
tinggi tingkat perkemangan bintang , semakin fleksibel pola tindakannya . pada
primata ( bangsa monyet ) yang lebih tinggi dapat
ditentukn intelegensi , yaitu penggunaan pikiran guna mencapai tujuan yang
diinginkan ., sehingga memungkinkan bianatang melampaui pola kelakuan yang
telah diwariskan secara naluri . namun setinggi – tingginya perkembangan
binatang , elemen – elemen eksistensinya
yang tertentu masih tetap sama. Manusia pada hakikatnya sama saja dengan akhuk
lainnya yaitu memiliki hasrat dan tujuan . ia berjuang untuk meraih tuuannya
dengan didukung pengetahuan dan kesadaran . perbedaan diantara keduanya terleak
pada dimensi pengetahuan , kesadaran , dan tingkat tujuan . di sinilah letak
kelebihan dan keunggulan yang dimiliki manusia dibanding dengan makhluk lain.
Manusia sebagai salah satu makhluk yang
hidu di muka meruakan makhluk yang memiliki karakter paling unik . manusia
secara fisik tidak begitu berbeda dengan binatang , sehingga para pemikir
menyamakan dengan binatang . letak perbedaan utama antara manusia dengan makluk
lainnya adalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan . keudayaan hanya
dimiliki oleh mansia , sedangkan binatang hanya memiliki kebiasaan – kebiaan
yng bersifat instingtif . dibanding makhuk lainnya , manusia juga memiliki
kelebihan dalam hal kemampuan bergerak dalam ruang apapun , baih di udara , di
darat, dan lut . sedangkan binatang hanya dapat bergerak diruang yang terbata .
walaupn ada binatang yang memiliki kemampuan bergerak di air dan di darat namun
tidak bisa melampui kemampuan manusia. Seperti yang dijelaskan dalam surat
.Q.S. 17 Al-Isra : 70 ARTINYA :
DAN SESUNGGUHNYA TELAH KAMI MULIAKAN ANAK – ANAK ADAM , AMI ANGKUT MEREKA DI
DRATAN DAN ILAUTAN (862) , KAMI BERI MEREKA REZKI DARI YANGBAIK – BAIK DAN KAMI
LEBIHKAN MEREKA DENGAN KELEBIHAN YANG SEMPURNA ATAS KEBANYAKAN MAKLK YANG TELAH
KAMI CIPTAKAN .
Disamping itu manusia juga diberi akal
fikiran dan qalb , sehinga memahami ilmu yang diturunkan Allah , berupa
Al-Quran . Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. Alloh menciptakan manusia dalam
hal yang sebaik – baiknya .(QS.95: al-Tiin :4).manusia bermartabat mulia , kalau ereka
sbagai khalifah Allah tetap hidup berdasarkan jaran Allah seperti disebutkan
dalam QS.6 (al-An’am) : 165: ARTINYA : DAN DIALAH YANG MENJADIKAN KAMU PENGUASA –
PENGUASA DIBUMI DAN DIA MENINGGIKAN SEBAHAGIAN KAMU ATAS SEBAHAGIAN (YANG LAIN)
BEBERAPA DERAJAT , UNTUK MENGUJIMU TENTANG APA YANG DIBERIKANNYA EPADMU .
SESUNGGUHNYA TUHANMU AMAT SCEPAT SIKSAANNYA DAN ESUNGGUHNYA DIA MAHA PENGAMPUN
LAGI MAHA PENYAYANG. Oleh karena itu mnusia akan selalu
mulia dan dilebihkan dari makhluk lainnya sepanajng tetap memanfaaatkan
potensinya itu untuk mempertahannya kemuliaannya . kekhasan manusia diantara
adalah emiliki kesadaran, tangung jawab , dan pembalasan .
KARAKTERISTIK MANUSIA1.
Aspek Kreasi
Apapun yang ada dalam tubuh
manusia sudah dirakit dalam suatu
tatanan yng terbaik dan sempurna . hal ini bisa dibandingkan dengn mahluk lain
dalam aspek pencciptaannya. Mungkin bnyak kesamaan , namun tngan manusia lebih
fungsional ari tangan simpanse , demikian pula organ – organnya lainnya .2.
Aspek ilmu
Hanya manusia yang punya kemampuan
memahami lebih jauh hakikat alam semesta ini. Pengetahuan hewan hany terbatas
pada naluri dasar yang tiak bisa dikembangkan memalui pendidikan dan pengajaran
. manusia menciptakan kebudayaan dan peradaban yang terus berkembang .3.
Aspek kehendak
Manusia memiliki kehendak yang
menyebabkan bisa mengadakan pilihan dalam hidupnya . Makhluk lain hidup dalam
suatu pola yang telah baku dan akan prnah bisa diubah . Para malaikat yang
mulia tak akan pernah menjadi makhluk yang sombong atau maksiat.4.
Aspek Akhlak
Manusia adalah makhluk yang dapat dibentuk akhlaknya . ada manusia yang
sebelummnya baik , tepati karena pengaruh lingkungan tertentu dapat menjadi
penjahat , demikian pula sebaliknya . oleh sebab itu lembaga penidkandiperlukan
untuk mengarahkan kehiupan generasi yang akan dtang agar lebih baik .Jika manusia hidup dengan ilmu selain
Alloh , maka mnusia tidak dapat mempertahankan martabatnya yang mulia . dalam
keaddan demikian , manusia disamakan dengan binatang. Mereka itu seperti
binatang (ulaika kal an’am), bahkan
lebih buruk lagi dari binatang ( bal hum adhal ). Dalam keadaan demikian ,
martabat manusia menjadi rendah sepeti dijelaskan dalam QS.96 at-Tiin :4: ARTINYA : SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENCIPTAKAN MANUSIA DALAM
BENTUK YANG SEBAIK – BAIKNYA KESIMPULANJadi,
manusia diciptakan oleh Alloh dalam sebaik – baiknya bentuk yang paling
sempurna . Allah memberikan manusia akal untuk berfikir dan Nafsu untuk menhan
diri sehingga bisa menjadi manusia yang
bermartabat , karena manusia adalah makluk yang unik dengan segala kelebihan
yang dimiliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar